JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Sumpeknya Pikiran Bawah Sadar (Hypnocative part 3)

Sumpeknya Pikiran Bawah Sadar

 

[ Hypnocative Series :  Part 1 I Part 2 I Part 3 I Part 4 I Part 5 - end ]

 

“Saya diminta oleh atasan saya untuk bisa berbahasa Inggris pak”

“Saya dapat project kerjasama dengan perusahaan asing pak, jadi saya harus bisa berbicara bahasa Inggris”

“Bisnis saya import produk dari luar negeri, tapi selama ini saya terkendala dengan bahasa Inggris”

“Di tempat saya bekerja ada kesempatan beasiswa ke luar negeri, saya ingin ikut tapi tidak bisa bahasa Inggris”

“Teman saya dikirim ke luar negeri karena bisa berbahasa Inggris sedangkan saya selalu tidak mendapat kesempatan karena tidak bisa berbahasa Inggris”

 

Pernahkah mendengar ungkapan kalimat-kalimat seperti di atas? Bisakah anda rasakan keresahan hati atas tuntutan untuk bisa berbahasa Inggris tersebut? Ditambah dengan kondisi aktivitas sehari-hari yang sudah begitu padat, terbatasnya energi untuk belajar, serta biaya yang harus dikeluarkan, tentunya ini benar-benar menjadi keresahan yang tidak biasa.

 

Pikiran bawah sadar bagaikan sebuah file-file komputer yang setiap harinya menampung banyak data yang masuk, kadang file tersebut disimpan (save) dan kadang dibuang (delete). File yang disimpan ada yang sering dibuka, ada pula yang bahkan tidak dibuka sama sekali. Beberapa file yang pernah disimpan kadang dapat terbuka karena tiba-tiba ingat pernah menyimpan file tersebut, begitu juga dengan file yang menyimpan data tentang betapa pentingnya belajar bahasa Inggris. Ternyata file yang telah tersimpan sejak beberapa tahun yang lalu itu, saat dibuka pada saat ini, file tersebut langsung mengingatkan anda kembali akan pentingnya bahasa Inggris.

 

Belum lagi dengan file-file lainnya, misalnya: file finansial, kebutuhan sandang dan papan, rekreasi, kesehatan, spiritual, romantisme, dsb. File-file tersebut sangat tidak beraturan letaknya, bahkan kondisinya saat ini hampir seluruhnya meminta anda memeriksanya atau melihat-lihatnya kembali. Maka, ungkapan yang seringkali keluar dari mulut pun menjadi “Haduhhh….waktu saya saja sudah habis untuk keluarga dan bekerja, apalagi harus belajar bahasa Inggris lagi”

 

Sabar dulu…tidak usah putus asa atau resah, bukankah komputer pun memiliki sistem “defragment”? yaitu sebuah sistem yang bisa membuat file-file tersebut lebih tertata rapi. Lalu bukankah anda bisa memilih file-file mana saja yang bisa anda buka terlebih dahulu disesuaikan dengan target anda? Salah satu hal yang perlu anda ketahui adalah bahwa otak manusia pun perlu di defragment, ditata rapi agar anda tidak pusing serta resah. Hal ini dilakukan agar semua kebutuhan anda bisa diselesaikan paling tidak dalam level pikiran terlebih dahulu, sehingga menghasilkan langkah-langkah yang bisa membuat anda nyaman dan optimis pada saat melakukannya kemudian.

 

Dalam prosesnya, hipnosis banyak menggunakan imajinasi atau visualisasi untuk meng-install sebuah ide dan sugesti ke dalam pikiran seseorang. Imajinasi atau visualisasi bertujuan menghadirkan kemudahan dan kenyamanan dalam hal berpikir, sehingga seseorang akan lebih mudah merencanakan sesuatu dalam mencapai keinginan atau targetnya. File-file yang tidak tertata rapi ternyata bisa di urutkan (sorted) dan dipilih mana yang lebih dahulu bisa diselesaikan saat ini atau nanti, terutama pada menggali sumber daya yang ada untuk bisa menghasilkan hal-hal yang bisa membantu pencapaian target tersebut. Beberapa peserta di kelas Hypnocative Speech yang telah melalui tahapan ini mengatakan bahwa semangat untuk belajar mereka menjadi lebih tinggi, mereka pun kemudian memiliki langkah-langkah yang konkret serta target yang jelas untuk bisa menguasai bahasa Inggris.

 

Pada tahapan yang lebih mudah, agar pikiran bawah sadar anda tidak terbebani oleh file-file yang belum terselesaikan, maka anda bisa melakukan teknik berikut ini. Teknik yang dimaksud adalah teknik tanpa menggunakan proses imajinasi dan visualisasi. Caranya yakni, anda hanya tinggal memberikan atau menambahkan nilai (value) atas keinginan anda tersebut. Nilai (value) adalah inti dari segala keinginan, sehingga anda harus menemukan apa nilai (value) dari bisa berbahasa Inggris. Semakin anda bisa memberikan nilai pada keinginan anda tersebut, maka semakin mudah dalam mencapainya. Value adalah pondasi dari sebuah keinginan yang nantinya akan menghasilkan tindakan-tindakan yang sejalan dengan keinginan tersebut.

 

Berikut ini saya akan contohkan nilai (value) yang bisa mendorong anda untuk mencapai target anda untuk bisa berbahasa Inggris :

 

Bisa berbahasa Inggris bagi saya adalah bagian dari bekerja dan berbagi ilmu, sehingga saya sangat senang untuk berlatih berbicara dan berkegiatan yang ada hubungannya dengan bahasa Inggris (bahasa Inggris = rezeki dan lading amal) .

 

Bagi sebagian orang, ada pula yang memiliki semangat belajar bahasa Inggris karena memiliki value (nilai) seperti ini :

 

Dunia saat ini makin menggelobal dan saya ingin menjadi bagian dari era globalisasi ini (bahasa Inggris = peluang).

 

Bagaimana dengan anda? Apa nilai (value) yang ada dalam pikiran anda tentang bahasa Inggris?. Temukan, lalu install ke dalam pikiran anda dan rasakan bagaimana value tersebut membimbing anda untuk bisa berbahasa Inggris. Selamat mencoba….

 

Semoga tulisan ini bermanfaat, salam Hypnocative !

Adam Hidayat

Read 1050 times Last modified on Tuesday, 18 April 2017 19:20

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.