JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Teknik Mengajarkan Bahasa Inggris Kepada Anak (Part 3)

Teknik Mengajarkan Bahasa Inggris Kepada Anak part 2

 

[ Teknik Mengajarkan Bahasa Inggris Kepada Anak Series : Part 1 I Part 2 I Part 3-end ]

 

Teknik terakhir yang bisa anda lakukan agar anak bisa berbahasa Inggris adalah dengan memberikan input bahasa Inggris dalam keseharian mereka. Ada istilah dalam bahasa Inggris yang mengatakan “Nothing should be spoken before it has been heard”, yang artinya sesuatu yang diucapkan berawal dari mendengar. Untuk itu fokus utama agar anak bisa berbicara bahasa Inggris adalah dengan banyak mendengar kata atau kalimat bahasa Inggris. Pertanyaannya, dari mana kita bisa memperoleh kata dan kalimat tersebut?

 

Nah, bukankah saat ini banyak sekali program TV serta internet yang menayangkan berita, permainan, hobi atau pengetahuan dengan bahasa Inggris? Kebanyakan tayangan-tayangan tersebut memang berasal dari luar negeri, sedangkan beberapa program dari Indonesia yang saya temukan cenderung jarang sekali menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantarnya. Program TV dari luar negeri yang saya paparkan tadi biasanya merupakan bagian dari program TV kabel atau berbayar, tentu ada baiknya anda tetap mengawasi tayangan mana yang sesuai dengan usia anak anda. Jangan pula sampai anda memaksakan anak anda untuk menyaksikan tayangan yang tidak mengarahkan pada bahasa Inggris atau fokus pada tayangan yang anda sukai saja. Perhatikanlah aspek keinginan anda/keluarga dan keinginan anak anda.

 

Pernah suatu saat ada orang tua siswa di lembaga kami yang berdiskusi dengan saya tentang bagaimana agar anaknya bisa berbahasa Inggris dengan baik. Saya pun kemudian mulai bertanya tentang bagaimana kebiasaannya di rumah, ternyata kebiasaan si anak ini sangat jauh dari hal-hal yang berhubungan bahasa Inggris. Si anak lebih senang menyaksikan tayangan sinetron setiap malam, bahkan saking senangnya dengan tayangan sinetron tersebut, si anak sampai mengatur jam belajarnya di sore hari, semata-mata agar ia tidak perlu lagi belajar saat malam harinya, yaitu saat sinetron kesayangannya itu tayang. Tak heran, saat malam hari tiba, si anak-lah yang mendominasi tayangan televisi di rumah, sungguh sangat di sayangkan bukan….

 

Dalam ilmu hypnosis agar sebuah sugesti bekerja dalam pikiran seseorang, maka sebaiknya sugesti tersebut dilakukan dalam suasana yang santai, tidak memaksa dan masuk akal untuk bisa diterima oleh lawan bicara. Untuk itu mulailah melakukan “pacing” dengan baik (lihat kembali tulisan saya sebelumnya), serta mulailah membangun keakraban dengan si anak. Jika mendapati kasus seperti cerita saya diatas maka sedikit demi sedikit mulailah duduk bersama si anak sambil menyaksikan tayangan sinetron tersebut, lalu mulailah memberikan sugesti yang menunjukkan ketidaksetujuan atau keberatan atas tayangan-tayangan yang ada. Berikut ini adalah contoh-contoh kalimat keberatan yang bisa anda sampaikan, misalkan, “kok seperti itu sih….padahal khan…..”, atau “waduh…tayangannya tidak bagus banget…soalnya ada adegan….(misalkan : marah, benci, pacaran, romantisme, dsb). Lakukan berselang dan tidak dalam satu waktu, usahakan tidak menyerang atau menunjukkan keberatan yang sangat, santai saja.

 

Teknik lain yang bisa anda lakukan sebagai orang tua adalah mulailah anda menyukai tayangan-tayangan yang menggunakan bahasa Inggris terlebih dahulu (jika anda tidak bisa berbahasa Inggris). Tentunya jika ingin anak anda bisa berbahasa Inggris, maka hal tersebut akan lebih baik dimulai dari orang tuanya terlebih dahulu bukan? anda bisa mengawalinya dengan menyaksikan tayangan-tayangan yang membuat anda dan juga anak anda tertarik untuk menyaksikan bersama-sama.

 

Mulailah dari program anak-anak atau pengetahuan, meskipun anda belum bisa bahasa Inggris setidaknya anda dan anak anda belajar “listening”. Biarkan proses “listening” terjadi secara alami dan nikmati saja. Biarkan intonasi, bunyi-bunyi pengucapan kata dan kalimat bahasa Inggris masuk ke dalam telinga anda dan tidak usah di buat pusing dengan mengatakan ‘sulit atau tidak mengerti’. Buatlah seakan-akan anda mengerti sehingga anak anda memiliki teman untuk berdiskusi atau senang karena ada orang tua disampingnya yaitu saat menyaksikan tayangan bersama.

 

Lihat dan rasakan perubahannya pada saat anak anda mulai menyukai tayangan yang mendidik sekaligus belajar bahasa Inggris. Lalu dengarkanlah ungkapan-ungkapan bahasa Inggris yang keluar secara refleks saat ia berbicara sehari-hari. Selamat mencoba…

 

Semoga tulisan ini bermanfaat, salam Hypnocative !

Adam Hidayat  

Read 673 times Last modified on Tuesday, 18 April 2017 19:45

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.