JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Teknik Mengajarkan Bahasa Inggris Kepada Anak (Part 1)

Teknik Mengajarkan Bahasa Inggris Kepada Anak part 1

 

[ Teknik Mengajarkan Bahasa Inggris Kepada Anak Series : Part 1 I Part 2 I Part 3-end ]

 

Mengapa anak saya mudah berbicara bahasa Inggris?
Mungkin anda akan menjawab "karena bapaknya guru bahasa Inggris..."  


Saya tidak tahu apakah ada hubungannya atau tidak, tapi sebenarnya saya tidak pernah mengajarkan bahasa Inggris kepada anak saya, apalagi memaksanya untuk bisa. Saya hanya melakukan teknik-teknik yang cukup mudah untuk sekedar mengarahkannya, saya yakin anda juga bisa melakukannya. Namun yang perlu diketahui, teknik yang akan saya ceritakan kepada anda ini tidak bisa dibahas tuntas hanya dalam satu buah tulisan saja, maka dari itu saya akan membuatnya secara bersambung. Semoga apa yang saya tulis ini dapat bermanfaat bagi anda.


Teknik pertama yang harus anda kuasai yang dalam ilmu NLP dikenal dengan nama "Pacing" alias Papa Mancing (biar mudah diingat, hahaha…), artinya orang tua harus melakukan pendekatan yg tulus dan ikhlas atas apa yg di sukai oleh anaknya. Berikan apresiasi positif atas apa yang dilakukan anak dalam beraktivitas. Jadikan anda sebagai "buddy" atau teman sejati. Jika ada hal-hal yg kurang berkenan yang anda lihat atau temukan, maka berikan respon yang sopan dan edukatif, namun tidak dengan memarahi atau menjauhi. Tetap 'smooth' di dalam memahami kesenangan anak.


Nah, jika "pacing" sudah terbangun, maka kepercayaan anak kepada orang tua akan sangat tinggi sekali. Anda adalah segala-galanya, maka jika sudah seperti ini tugas selanjutnya adalah memberi masukan atau dalam ilmu Hipnosis dikenal dg "sugesti". Berikan sugesti yang ingin anda peroleh dari anak anda, kalau saya, saya memberikan anak saya sugesti agar ia bisa berbahasa Inggris.


Namun anda perlu berhati-hati, dalam ilmu NLP diajarkan bahwa sebuah sugesti haruslah "Ekologi" yang artinya bersesuaian dengan kondisi lingkungan. Selain itu, ilmu NLP juga mengandung unsur "Utilisasi", yang artinya kesesuaian atas kemampuan apa yg telah dimiliki, dalam hal ini anak. Periksalah kembali sugesti apa yang sesuai dengan anak anda, bukan hanya tentang keinginan anda, sehingga nantinya sugesti yang diberikan bisa 'maknyusss' alias langsung 'tokcerrr'.


Perlu saya ingatkan bahwa tentu butuh latihan-latihan agar teknik yang saya sampaikan ini bisa anda miliki. Bukankah "practice makes perfect"?. So keep on practicing  


Nah, sebelum saya akhiri tulisan ini, saya mengajak anda para pembaca untuk mengunjungi Youtube Channel anak saya pada Youtube ID bernama @fabianarkaan, karena ia sangat senang untuk membuat video-video lainnya jika 'viewers' serta 'subscriber' nya bertambah dan bertambah...so go and visit ya...klik di sini

Oh ya satu lagi, orang tua tentu tidak akan senang jika anaknya kecanduan games bukan? untuk itu saya sangat membatasi dan selalu memberikan sugesti untuk tidak bermain games. Maka dari itu, video yang dibuat tersebut merupakan sebuah media eksplorasi bahasa Inggris bagi anak saya, pengambilan gambar dan proses editing video yang dilakukan telah disesuaikan dengan apa yang inginkan olehnya.


Semoga tulisan ini bermanfaat, salam Hypnocative

Adam Hidayat

Read 387 times Last modified on Tuesday, 18 April 2017 19:38

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.